PEMAKSAAN..
Pernahkah kalian dipaksa ? lalu
bagaimana kalian setelah dipaksa melakukan hal yang bahkan mungkin tidak kalian
suka ?
marah ? nggedrumel di hati ? pasti kan , dan itu wajar
biasanya kalau sswtu hal yang kita kerjakan dengan paksaan hasilnya pun tidak
akan maksimal.
Nah,sekarang ubah presepsi kalian
kalau dengan paksaan bisa merubah kita menjadi pribadi yang lebih baik .
Mungkinkah?“ah didunia ini tidak ada hal yang tidak
mungkin,jikalah DIA sudah berkehendak apa mau dikata .. KUN FAYA KUN “
Aku ada cerita tentang paksaan ,
yang bisa merubahku menjadi pribadi yang menurutku lebih baik.
“Cerita akhir
semester ini ceritanya.
Aku duduk dibangku semester 5 yang ternyata aku harus
menjumpai beberapa mata kuliah yang benar-benar membuatku stes berat
memikirkannya,belum dengan penjelasan dosen yang terkadang tak
kupahami,ditambah lagi dengan tugas yang bisa membuat mata ku kaya panda,karena
harus dikerjakan lembur setelah aku pulang kerja dan itu sampai larut malam.
Jadi kantup mata mulai terlihat jelas.
Hai matkul auditing,matkul yang pertama kali aku jumpai saat
aku duduk di bangku semester 5 ini,dengan dosen yang banyak tuntutan,bayangin
saja kita masuk jam 6 pagi dan itu tidak boleh terlambat toleransi waktu cuman
5 menit kalau sampai terlambat kena hukuman deh bayangin aja disuruh resum
materi 3x itupun kalau terlambat 5 menit,kalau smpai lebih dari itu ya
dikalikan dengan berapa lama kita terlambat resumannya bisa sampai 10x dan
harus ditulia tangan ,jadi kita sebagai mahasiswa dituntut untuk datang on
time,dan aku bukan tipe mahasiswa yang biasanya datang tepat waktu malah
biasanya bisa terlambat setengah jam karena memang aku sengaja dan aku lakukan
pada semua matkul kecuali auditing. Dan itu sudah menjadi hal biasa yang aku dan teman-teman lainnya lakukan.”
Awal masuk perkuliahan semester 5
aku dan teman-teman tentunya tertekan banget dengan peraturan dosen auditing
apalagi anak laki-laki,yang menurut mreka ini peraturannya super WOW. Kita juga dituntut menguasai materi yang akan
disampaikan saat matkul berlangsung , karena selain kita disuruh meresum materi
perkuliahaan,kita juga harus mengerti dengan apa yang disampaikan oleh teman
kita yang saat itu lagi presentasi didepan kelas,nah kita juga dituntut untuk
mempresentasikan hasil resum kita yang sudah harus siap dari rumah. Bayangin
saja betapa hati ini berdegup kencang saat dosen memanggil salah satu dari kita
untuk mempresentasikan materintya,karena kebanyakan anak-anak terkadang juga
belum paham dengan apa yang ditulis..
Tapi hal-hal seperti ini ternyata mendidik kita secara tidak
langsung,selang beberapa kali kita mengikuti matkul auditing ternyata ada hal
positif yang bisa aku ambil , misalnya saja dengan toleransi waktu terlambat
yang cukup singkat yaitu 5 menit kita dituntut untu bangun lebih pagi yang
biasanya jam 5 baru bangun jadinya harus lebih awal bangunnya,apalagi yang
rumahnya jauh dari kampus mereka juga harus mempertimbangkan banyak hal mulai
dari bangun pagi sampai berapa lama mereka berada diperjalanan,sampai dikampus
dan saat berjalan menuju kelas yang letakknya lumayan jauh dari parkiran karena
kelas kita berada dilantai 3.
Jadi kita dituntut untuk mempertimbangkan
semua yang akan kita lakukan dengan perhitungan yang tepat , karena kalau
sampai salah tau sendiri kan akibatnya. Pastinya orangtuapun juga mungkin
merasa heran karena biasanya anaknya yang bangun siang bisa bangun lebih
pagi,dan yang biasanya gak pernah belajar dirumah karena kita harus ada resuman
buat perkuliahan besok jadi kita malamya dituntut untuk mempersiapkannya
semua.. orangtuapun pasti tersenyum melihat perubahan positif kita,meskipun
cuman 1x seminggu..hehehee..Paling tidak ada perubahan baik meski
jarang..perlahan asal pasti itu akan membuat kita terbiasa..
Dan ternyata setelah perkuliahan semester 5 kita lalui saya
bisa mengambil hikmah dari matkul auditing,SESUATU YANG
SIFATNYA MEMAKSA BELUM TENTU BERDAMPAK BURUK BAGI KITA,JUSTRU SEBALIKNYA BISA
MEMBUAT KITA MENJADI LEBIH BAIK. Tetapi itu semua tetap kembali lagi
kepada kepribadian kita, jadi ingin merubah menjadi yang lebih baik setelah ini
atau kembali lagi dengan kebiasan yang sebelumnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar